Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Agustus 2017

Indonesia Vs Filipina 17 Agustus 2017 SEA Games

Selamat Buat Tim nasional (timnas) U-22 Indonesia menang 3-0 atas Filipina pada laga kedua penyisihan Grup B SEA Games 2017 di Stadion Shah Alam, Kamis (17/8/2017). Kemenangan tersebut bermakna penting karena bertepatan dengan hari ulang tahun (HUT) ke-72 Republik Indonesia (RI).
Menariknya lagi, dua dari tiga gol timnas U-22 berasal dari pemain nomor 8, Muhammad Hargianto, dan nomor 17, Saddil Ramdani. Satu lesakan tersisa datang dari kaki Septian David Maulana yang tercipta secara cepat.
Saat laga baru berjalan empat menit, Septian David sudah mengoyak jala Filipina. Pemain milik Mitra Kukar itu menyambut servis dari Putu Gede Juni Antara untuk melepaskan bola ke tiang jauh.
Setelah lesakan tersebut, pasukan Luis Milla terus menguasai pertandingan. Bahkan, memasuki menit ke-30, timnas U-22 tercatat melakukan 195 operan.
Berkat kombinasi operan pula, timnas U-22 mencetak gol kedua pada masa injury time babak pertama. Septian David melepaskan umpan terobosan ke kotak penalti Filipina. Kemudian, Hargianto masuk dan melakukan tendangan kaki luar ke pojok kiri.
Keunggulan dua gol tidak lantas membuat Hansamu Yama dan kawan-kawan merasa puas. Mereka terus melakukan ancaman setelah jeda.
Hasilnya, pada menit ke-59, Saddil Ramdani mencetak gol ketiga dari tembakan luar kotak. Bola bersarang di pojok kiri atas penjaga gawang.
Sisa waktu terus dimanfaatkan pasukan Milla untuk mencari gol keempat, tetapi tidak kunjung tercipta. Skor 3-0 untuk kemenangan Indonesia pun terpampang saat peluit panjang dibunyikan wasit Sudish Kumar Pandey.
Hasil itu semakin cantik melihat statistik, yang menunjukkan bahwa Indonesia menguasai 66 persen permainan, melakukan lima tembakan ke arah gawang, dan melakukan 463 operan. Bandingkan dengan Filipina yang cuma melakukan satu tendangan jitu plus 196 operan.
Dengan kemenangan atas Filipina, Indonesia naik ke peringkat kedua klasemen Grup B dengan koleksi empat poin dari dua pertandingan. Indonesia terpaut dua angka dengan Vietnam di puncak dan mengungguli Thailand selaku peringkat ketiga dengan selisih gol.
Pada pertandingan lain, Vietnam menang 4-1 atas Kamboja dan Thailand mengalahkan Timor Leste 1-0.
Susunan pemain
Indonesia (4-5-1): Kurniawan Kartika Ajie; Rezaldi Hehanusa, Ricky Fajrin, Hansamu Yama, dan I Putu Gede; Hargianto, Evan Dimas, Septian David Maulana, Saddil Ramdani, Yabes Roni; Ezra Walian
Pelatih: Luis Milla
Filipina (4-5-1): Ray Joseph; Jarvis Jordan, Junell Mark, Julian Mariano, Joshua Jake; Daniel Bernan, Yoshiharu Koizumi, Kou Ichi Belgira, Christian Lapas, Jeremiah Borlongan; Javier Augustine
Pelatih: Marlon Maro
Wasit: Sudish Kumar Pandey (Nepal)

Selasa, 06 September 2016

"Indonesia Bangkit" Menangan Telak Indonesia Atas Malaysia

Meski baru berkumpul tiga hari sebelum pertandingan, nyatanya timnas Indonesia mampu meraih hasil maksimal saat menjamu Malaysia di Stadion Manahan Solo, Selasa (6/9) malam. Tim asuhan Alfred Riedl mampu menang dengan skor telak 3-0.

Semua gol kemenangan Indonesia pada pertandingan ini tercipta pada babak pertama. Masing gol lahir dari aksi Boaz Solossa (6 dan 21) serta aksi menawan Irfan Bachdim.

Hasil ini tentu memberikan asa cerah bagi publik sepakbola Indonesia. Meski yang tampil bukan skuat terbaik, Riedl hanya bisa memanggil dua pemain dari satu klub, setidaknya euforia untuk kembali menyaksikan kiprah Indonesia di ajang Piala AFF mendatang sudah terbangun.

Sabtu, 11 Juni 2016

Prediksi Chile vs Bolivia 11 Juni 2016, Jadwal Siaran Langsung Copa America Centenario

Lanjutan Copa America Centenario match day 2 dari grup D, dua negara yang mengalami kekalahan di laga perdana ingin bangkit mencari kemenangan kala sang juara bertahan Chile bertemu dengan Bolivia dimana laga akan diadakan pada Sabtu tanggal 11 Juni 2016 pukul 06 : 00 WIB di stadion Gillette Stadium Live di Kompas TV.
 
 
Sang juara bertahan Chile, La Roja kalah 2-1 dari Argentina di laga pembuka pada hari Selasa, kekalahan ketiga beruntun di semua ajang. skor akan menjadi lebih besar jika Messi bemain -dimana Argentina kurang tajam dalam finishing dalam laga itu. Di bawah pelatih Juan Antonio Pizzi sepertinya mengalami kemunduran sejak menjadi juara Copa America 2015. So dilaga kedua ini Sanchez cs sangat membutuhkan tiga poin, jika tak segera masuk kotak yang akan mencatat rekor buruk sang juara bertahan langsung pulang di babak grup. Namun Chile yang hanya berhasil meraih satu kemenangan dari 7 laga terakhirnya , termasuk 1 imbang dan 5 kekalahan, tentu tak akan mudah mendapat kemenangan meski sang lawan sama-sama buruknya.

Bolivia sang rival sendiri dipukuli oleh negeri kecil Panama 2-1 dalam pertandingan sepak bola yang sangat menghibur di Orlando di match day 1. Pertandingan tampak akan berakhir seri, namun Blas Perez mencetak gol keduanya pagi itu hanya 3 menit jelang laga bubar membuat Bolivia semaki terpuruk sepanjang laga tahun 2016 ini . Bolivia benar-benar mengenaskan dengan 5 pertandingan berturut-turut selalu kalah. Tim ini mengalami kekalahan 10 dari 11 laga terakhir di semua ajang.
Sejak head to head dari tahun 1995, Chile mendominasi dengan menang 7 kali dan hanya kalah sekali. Chile menggelontorkan 27 gol ke gawang Bolivia dan hanya kebobolan 9 gol.

Dalam laga ini Chile berharap Sanchez yang akan dipasang sebagai trio ofensif bersama Aranguiz dan Beausejour akan menopang striker tunggal Vargas, semenetara Bolvia juga akan memainkan striker tunggal pada diri Duk yang akan disokong 5 gelandang yang dipimpin oleh Arce.

Prediksi laga, kedua negara dalam kondisi terpuruk, ini akan menjadi laga bounce back bagi La Roja untuk ke jalur kemenangan dan memelihara untuk lolos 8 besar dan kami prediksi Chile akan menang dengan dua gol atas Bolivia.
https://www.kabarbola.co.id/wp-content/uploads/2016/06/chilebol.jpg
Prakiraan susunan pemain Chile vs Bolivia
Chile (4-2-3-1): Bravo – Mena, Jara, Medel, Isla – Vidal, Diaz – Beausejour, Sanchez, Aranguiz – Vargas.

Bolivia (4-5-1): Lampe – M. Bejarano, Cabrera, Zenteno, Eguino, D. Bejarano – Arce, Azogue, Saucedo, Smedberg – Duk.

Head to head 5 pertandingan terakhir Chile vs Bolivia:
• Chile 5-0 Bolivia
• Chile 2-2 Bolivia
• Chile 3-1 Bolivia
• Bolivia 0-2 Chile
• Chile 4-0 Bolivia
5 pertandingan terakhir Chile:
• Argentina 2-1 Chile
• Mexico 1-0 Chile
• Chile 1-2 Jamaica
• Venezuela 1-4 Chile
• Chile 1-2 Argentina
5 pertandingan terakhir Bolivia
• Panama 2-1 Bolivia
• Amerika Serikat 4-0 Bolivia
• Argentina 2-0 Bolivia
• Bolivia 2-3 Colombia
• Paraguay 2-1 Bolivia

Pesta pora Prancis pada pembukaan Euro 2016


Paris (Sumbar Lahirku Bola) - Tuan rumah Paris berpesta dalam pembukaan Piala Eropa 2016 ketika Dimitri Payet membawa Les Bleus menang 2-1 atas Rumania di Stade de France Sabtu dini hari WIB tadi.

Tim Nasional Prancis berhasil membawa suasana meriah kepada warga Paris berkat gol Payet dari jarak 20 meter yang mengarah ke sisi pojok atas. Kemenangan itu mengembalikan suasana Paris yang murung menyusul protes terhadap undang-undang tenaga kerja dan tujuh bulan selepas teror yang menewaskan 130 orang.

Tim Didier Deschamps hampir menyelesaikan laga pembuka yang suram dengan skor imbang, tetapi keajaiban yang muncul lewat pemain West Ham itu mengantarkan perayaan bagi para pendukung tuan rumah di Paris sebagai awal yang baik.

Pertandingan itu berjalan dengan aman dan tertib tanpa ada insiden baik di dalam maupun sekitar stadion. Pihak keamanan Prancis menurunkan pasukan dalam jumlah besar guna mengawal acara menonton bersama pada layar raksasa di dekat Menara Eiffel yang dihadiri sekitar 90 ribu orang.

 
Presiden Prancis Francois Hollande terlihat berjabat tangan dengan sejumlah penonton pada jalan keluar dari stadion, sedangkan penonton telah diminta datang lebih awal agar punya waktu cukup untuk melalui dua lapisan penjagaan  ketat pasukan polisi bersenjata api dan berompi antipeluru.

Upacara pembukaan Piala Eropa diisi oleh tarian can-can khas Prancis oleh sekitar 100 orang penari, lagu "La Vie En Rose" karya Edith Piaf yang diaransemen ulang dengan musik tekno dan pertunjukan aerobatik oleh kelompok Patrouille de France.

Karena menjadi tuan rumah, Prancis tidak bermain dalam pertandingan kompetitif dalam dua tahun terakhir. Sedangkan Rumania, yang hanya kebobolan dua kali dalam laga kualifikasi, adalah pengingat tegas bagi Les Bleus agar berupaya keras jika ingin kembali menang pada Euro 2000.

"Apakah kami menang dengan dua atau tiga gol yang mungkin sempat menyesatkan kami ketika faktanya kami dapat memenangkan laga pada akhir. Itu menunjukkan tidak akan ada pertandingan yang mudah," kata Payet.

Prancis, yang sementara memimpin Grup A menjelang laga menghadapi Albania dan Swiss pada Sabtu, mengawal pertandingan dengan gugup.

"Pertandingan pembukaan pada turnamen seperti ini tak ubahnya laga final sehingga kami mungkin menjadi sedikit pemalu pada 25 menit pertama...kami menempatkan empat pemain penyerang di lapangan untuk membawa kemenangan," kata Deschamps.

Prancis akan melanjutkan laga menghadapi Albania di Marseille pada Rabu (15/6), setelah Rumania menghadapi Swiss di Paris. Hari ini Inggris akan menghadapi Rusia pada Grup B, demikian Reuters.

Kamis, 20 Agustus 2015

Piala Proklamasi Batal Digelar, Persib Tambah Agenda Uji Coba


BANDUNG - Piala Proklamasi yang dijadwalkan digelar 22 Agustus antara Persib Bandung vs Arema Cronus batal digelar. Alasannya, Mabes Polri masih melakukan kajian di seluruh aspek terhadap PSSI terkait putusan PTUN terhadap SK Menpora. Selain itu, mepetnya masa persiapan membuat laga akhirnya urung digelar.
Menanggapi hal itu, pelatih Djadjang 'Djanur' Nurdjaman tidak mempermasalahkannya. Sebagai gantinya, Persib akan menambah agenda uji coba.
Sejauh ini, Persib sudah menggelar dua laga uji coba yaitu melawan Arema Cronus dan PSGC Ciamis. Dua-duanya diakhiri dengan kekalahan masing-masing 0-1. Laga uji coba sengaja dilakukan sebagai persiapan Maung Bandung sebelum turun dalam turnamen Piala Presiden.
Setelah melawan PSGC, Persib awalnya hanya berencana menggelar satu laga uji coba lagi yaitu pada 24 Agustus dengan menjajal kekuatan tim asal Sukabumi. Karena Piala Proklamasi batal, laga uji coba akan ditambah satu kali lagi.
"Rencana kita mau ada sekali lagi uji coba setelah pulang dari Sukabumi. Kemungkinan ditanggal 27 atau 28 Agustus," kata Djanur, Rabu 19 Agustus 2015.
Tapi belum diketahui tim mana yang akan dihadapi Persib nanti. Djanur sendiri sebenarnya berharap mendapat lawan tanding yang selevel. Tapi hal itu sepertinya sulit diwujudkan karena waktu yang dimiliki untuk mencari lawan sangat singkat.
"Jadi kemungkinan kita akan melawan tim yang di bawah kita," ucapnya.
Meski lawan yang dihadapi kemungkinan berbeda level, Djanur berharap laga uji coba akan bermanfaat untuk persiapan Persib jelang Piala Presiden. Apalagi Persib membidik gelar juara dalam turnamen tersebut.

Selasa, 05 Mei 2015

Legenda Real Madrid, Enrique Perez Diaz, mewaspadai ledakan yang bisa dihadirkan Juventus di Turin.

Juventus bisa sulitkan Madrid.


Legenda Real Madrid, Enrique Perez Diaz, mewaspadai ledakan yang bisa dihadirkan Juventus di Turin. Seperti diketahui El Real akan bertandang ke Juventus Stadium, guna lakoni leg pertama babak semi-final Liga Champions, Rabu (6/5) dini hari WIB.

Perez menilai jika tim-tim asal italia selalu saja sanggup memberikan perlawanan yang sulit. Namun ia tetap yakin Madrid bisa lolos dari hadangan tersebut dan melaju ke final.

"Ini merupakan pertandingan yang berlangsung amat sulit. Tim Italia merupakan lawan yang selalu saja menyulitkan, tapi saya kira kami tengah berada di momen yang bagus," tutur Pachin, seperti dikutip harian AS.

"Kami juga punya tim yang bagus dan bisa terus melaju hingga final. Namun laga ini bakal sulit. Kita tidak tahu ledakan seperti apa yang bakal ditampilkan oleh Juventus di pertandingan nanti," tandas sang legenda.

Perez sendiri merupakan pemain kebanggaan Madrid pada periode 60-an. Dirinya diberi julukan "Pachin" sesuai dengan nama kecilnya.

Rabu, 25 Februari 2015

Arsenal Bahkan Tak Mampu Kalahkan Monaco yang Sedang Pincang

Arsenal Bahkan Tak Mampu Kalahkan Monaco yang Sedang Pincang
Mantan penggawa Liverpool yang juga menjadi pundit untuk Sky Sports, Jamie Redknapp mengungkapkan kekecewaannya usai melihat performa buruk yang ditampilkan Arsenal kala mereka dipermalukan sang tamu, AS Monaco dengan skor 1-3.
Ia bahkan menganggap inilah performa terburuk Arsenal di sepanjang keikutsertaannya di Liga Champions.
"Monaco tertinggal 11 poin dari Lyon dan empat atau lima pemain utama mereka absen. Semua hal terburuk dari Arsenal di lima atau enam tahun terakhir bisa kita saksikan di laga tadi." tuturnya.
"Mungkin inilah performa paling mengecewakan skuat asuhan Arsene Wenger di sepanjang penampilannya di Eropa." pungkas Redknapp

Morata: Juventus Akan Mati-Matian di Leg Kedua

 Morata: Juventus Akan Mati-Matian di Leg Kedua


Penyerang muda Juventus, Alvaro Morata menegaskan bahwa timnya akan berjuang mati-matian untuk memastikan tempat di delapan besar Liga Champions saat giliran mengunjungi markas Borussia Dortmund.

Morata menjadi pahlawan Bianconeri setelah mencetak gol kemenangan di leg pertama yang berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan tuan rumah. Sementara satu gol lainnya dicetak Carlos Tevez, dan gol balasan Dortmund dicetak Marco Reus.

Dan Morata, yang bergabung dari Real Madrid musim panas lalu, mengatakan bahwa Dortmund akan menjadi lawan sulit, terutama saat tampil di kandang mereka sendiri. Meski begitu, ia percaya Juventus akan berjuang dengan segala cara untuk lolos ke babak selanjutnya.

"Saya pikir kami bermain bagus, tapi itu sangat sulit. Borussia Dortmund mungkin tak tampil bagus di Bundesliga, tapi kita semua tahu di Liga Champions mereka kuat," ujarnya.

"Leg kedua akan menjadi laga yang sangat sulit di stadion yang membara, tapi Juventus akan ke sana dengan semua yang kami punya. Malam ini kami menang dan saya senang," tandasnya.

Selasa, 13 Januari 2015

Jika Messi Tinggalkan Barcelona

 Lionel Messi (Liputan6.com/Yoshiro)


Liputan6.com, Barcelona - Di awal 2015 ini, Lionel Messi santer dikabarkan akan meninggalkan Barcelona. Pemuda Argentina itu kabarnya sudah tidak betah di Nou Camp dan ingin mencoba peruntungan baru.

Kabar keinginan Messi pergi mencuat karena konon hubungannya dengan pelatih Luis Enrique tidak harmonis lagi. Isu kepergian Messi makin menguat setelah di media sosial ayah satu anak itu memfollow akun Chelsea.

The Blues memang merupakan salah satu klub yang dikabarkan meminati Messi. Bos Chelsea Roman Abramovich bahkan tidak keberatan memberikan tawaran mewah untuk Messi.

Akhir pekan kemarin Messi meredakan kabar kepindahannya. Dia menyatakan masih betah di Nou Camp. Namun pernyataan Messi tersebut tak serta merta membuat isu kepindahannya menghilang.

Kisruh yang terjadi di manajemen Barcelona bisa saja membuat Messi berpikir untuk pindah klub. Barca baru saja mendepak direktur sepak bola Andoni Zubizarreta yang kemudian diikuti kepergian Carles Puyol.

Bila Messi pergi tahun ini Barcelona akan pusing tujuh keliling. Pasalnya mereka sekarang sedang terkena hukuman larangan terlibat di dua bursa transfer pemain.

Ronaldo Akui Kalah Hebat dari Messi

 Cristiano Ronaldo
Liputan6.com, Zurich - Cristiano Ronaldo memang sukses meraih gelar FIFA Ballon d'Or 2014. Namun, secara jantan CR7 mengakui bahwa prestasinya masih kalah dibandingkan dengan Lionel Messi.

Ronaldo tampil sebagai pemenang FIFA Ballon d'Or 2014 pada malam penghargaan yang berlangsung di markas FIFA, Zurich, Selasa (14/1/2015) dini hari WIB. Ini kedua kalinya secara beruntun CR7 menjadi pemenang.

Ronaldo mengumpulkan 37,66 persen suara. Keberhasilan mengantar Real Madrid meraih La Decima atau gelar kesepuluh Liga Champions menjadi faktor utama pemain asal Portugal itu menjadi juara.

Penjaga gawang Bayern Muenchen, Manuel Neuer, hanya mampu menempati posisi ketiga berbekal raihan 15,72 persen, atau kalah 0,04 persen dari Lionel Messi yang berada di posisi kedua.

"Ini adalah momen tak terlupakan. Tapi, saya takkan berhenti di sini. Saya ingin terus mengejar Messi. Ini adalah kali kedelapan saya berada di sini. Persaingan selalu saja antara saya dan Messi, tak ada pemain lain lagi," tutur Ronaldo dilansir Marca.

"Apapun bisa terjadi. Saya pantas memenangkannya, begitu juga Messi. Kami semua pantas memenangkannya. Saya akan menggunakan penghargaan ini sebagai motivasi untuk memenangkan lebih banyak lagi penghargaan," ia menambahkan.

Ya, Messi dan Ronaldo memang mendominasi penghargaan FIFA Ballon d'Or dalam beberapa tahun terakhir. Sebelum Ronaldo mendapatkannya pada dua edisi terakhir, Messi meraihnya empat kali berturut-turut.

Juventus tawar Jovetic 18 juta euro

Juventus tawar Jovetic 18 juta euro
Juventus dilaporkan telah melayangkan tawaran untuk Stevan Jovetic. Juve ingin menampung penyerang milik Manchester City itu yang dikabarkan akan segera kehilangan tempat di The Citizens.

masa depan Jovetic bersama City memang menjadi bahan spekulasi belakangan ini. Pasalnya, City sebentar lagi akan segera mendapatkan tanda tangan Wilfried Bony dari Swansea City.

Menuurt SportMediaset, Juve sudah menghubungi City dan menawarkan dua juta euro sebagai biaya peminjaman selama enam bulan. Jika semuanya berjalan dengan baik, Juve akan membayar 16 juta euro tambahan untuk menjadikan status Jovetic permanen.

Salah satu syarat Juve membeli Jovetic adalah jika penyerang Montenegro itu bermain minimal 10 kali bagi mereka. Sementara itu, City ingin agar klausul pembelian permanen itu dibuat klausul wajib.

Penampilan Jovetic bersama City musim ini sebenarnya tidak buruk. Sejauh ini, Jovetic sudah bermain 12 kali dan mencetak 12 gol di Premier League.

Sabtu, 06 Desember 2014

La Viola Tahan Juve di Artemio Franchi

Review: La Viola Tahan Juve di Artemio Franchi

Pertandingan klasik tersaji dalam giornata 14 Serie A. Fiorentina menjamu rival tradisional mereka Juventus di Artemio Franchi pada Sabtu (06/12).

Bermain di bawah guyuran hujan tak bisa mendinginkan tensi dua rival lawas ini. Meski pertandingan berjalan keras, namun minimnya kreativitas dari lini tengah membuat kedua tim tak bisa mencetak gol dan laga pun diakhiri dengan skor kacamata.

Aroma persaingan panas sudah tersaji sejak awal pertandingan. Fiorentina nampak bermain ngotot untuk mengejar gol cepat sementara Juventus bermain lebih sabar dalam membangun serangan.

Meski sama-sama kerap menciptakan peluang, namun penyelesaian akhir kedua tim sama-sama buruk. Peluang banyak tercipta lewat tembakan-tembakan jarak jauh yang tak terlalu merepotkan kedua penjaga gawang.

Setelah sama-sama menguji kekuatan lawan selama sekitar 15 menit, pertarungan kedua tim lebih banyak terjadi di lini tengah. Fiorentina lebih banyak menguasai bola tetapi kesulitan mengalirkan bola ke sepertiga akhir lapangan.

Yang tak terlihat dari pertandingan ini adalah umpan-umpan pembunuh dari lini tengah. Artinya, para penyerang dari kedua tim tak banyak mendapatkan suplai bola bagus dan harus mau menjemput bola ke tengah.

Pertandingan semakin memanas dan wasit Nicola Rizzoli harus sibuk mengeluarkan beberapa kartu kuning untuk mengendalikan laga. Hingga babak pertama usai, kedua tim masih belum bisa memecah kebuntuan.

Permainan kedua tim tak mengalami banyak perubahan pada babak kedua. Juventus mencoba memaksakan kemenangan dengan memasukkan Carlos Tevez menggantikan pemain muda Kingsly Coman.

Namun minimnya kreativitas dari lini tengah membuat para penyerang kedua tim tetap terisolasi tanpa suplai. Meski melakukan beberapa pergantian taktis, kedua tim tetap tak mampu mencetak gol hingga pertandingan usai.

Dengan hasil imbang ini, Juve tetap berada di puncak klasemen dengan koleksi 35 poin dari 14 laga. Sementara itu, Fiorentina menempati posisi delapan dengan 20 poin.

Susunan pemain Fiorentina: Neto; Savic, Rodriguez, Basanta, Alonso; Mati Fernandez, Pizarro, Valero; Cuadrado (Kurtic, 85'), Gomez (Babacar, 69'), Joaquin (Aquilani, 78').

Susunan pemain Juventus:  Buffon; Ogbonna, Bonucci, Chiellini; Pereyra (Padoin, 88'), Vidal, Pirlo (Marchisio, 78'), Pogba, Evra; Llorente, Coman (Tevez, 61').

Minggu, 05 Oktober 2014

Real Madrid (5) VS (0) Athletic Bilbao

Ronaldo usai mencetak gol ke gawang Bilbao (Foto: REUTERS)MADRID – Real Madrid tidak menemui hadangan berarti saat menjamu Athletic Bilbao di Santiago Bernabeu, Senin (6/10/2014) dini hari WIB. Ya, Iker Casillas dkk menang 5-0 atas klub berjuluk Les Leones. Penta gol atau lima gol tersebut disumbangkan oleh Cristiano Ronaldo yang mencetak hattrick, dan dwigol dari Karim Benzema.

Atas hasil ini, Madrid naik dua tangga ke posisi keempat dengan koleksi 15 poin. Los Merengues masih terpaut empat poin dari seteru abadi, Barcelona, yang kokoh di puncak klasemen. Sedangkan Bilbao semakin terpuruk di zona degradasi.

Jalannya Pertandingan
Babak Pertama
Madrid langsung menggebrak di awal-awal petandingan. Melaluia sebuah umpan silang dari sisi kiri, namun upaya Los Blancos masih bisa dihalau kiper Bilbao, Gorka Iraizoz.

Ronaldo membuka keunggulan untuk Madrid atas tamunya. Kerja sama yang baik antara Gareth Bale dan Dani Carvajal menghasilkan umpan silang untuk CR7. Pemain terbaik dunia itu pun tanpa ampun membobol gawang Bilbao dengan tandukannya.

Ronaldo kembali mengancam gawang Bilbao. Namun, tendangannya masih bisa diantisipasi dengan baik oleh Iraizoz.

Kali ini giliran Benzema yang memiliki kesempatan emas. Menerima umpan terobosan Ronaldo, bintang asal Prancis ini menembak bola dengan kaki kanannya, tapi masih bisa ditepis Iraizoz. Adapun hakim garis mengangkat benderanya menandakan offside.

Madrid masih mencari cara untuk bisa membobol gawang Bilbao untuk yang kedua kalinya. Namun, selalu menemui tembok kokoh yang digalang Carlos Gurpegi dkk.

Gawang Iraizoz kembali ditakuti oleh usaha Bale yang melakukan tendangan keras dari luar kotak penalti. Beruntung, bola masih belum tepat sasaran.

Akhirnya, gol kedua yang ditunggu pun datang. Adalah Benzema yang mencetak gol tersebut lewat tandukannya menit ke-41, memanfaatkan bola hasil tendangan penjuru Luca Modric.

Babak Kedua
Kedua tim sama-sama melakukan pergantian pemain. Raphael Varane dan Ibai Gomez masuk untuk menggantikan Sergio Ramos dan Benat, keduanya terkena cedera ringan di menit-menit awal.

Ronaldo mencetak gol keduanya dalam laga ini. Berawal dari kerja sama apik antara Bale dan Benzema, bintang asal Wales itu mengirim umpan untuk Ronaldo. Bola manis itu pun tak disia-siakan oleh kapten tim nasional Portugal tersebut untuk mengubah skor menjadi 3-0 untuk El Real.

Kini giliran Iker Casillas yang berjibaku menyelamatkan gawang Madrid. Sang kapten dengan hebatnya menepis sundulan Gomez yang mengarah ke pojok bawah gawang. Penyelamatan gemilang itu pun membuat riuh Santiago Bernabeu yang menyerukan ‘Iker Iker’.

Benzema kembali memaksa Iraizoz memungut bola dari dalam gawangnya. Sodoran manis diberikan oleh Ronaldo yang kali ini tidak egois. Mudah saja bagi mantan pemain Olympique Lyonnaise ini untuk menjebol gawang Bilbao. Skor 4-0!

Iraizoz menggagalkan usaha hattrick Ronaldo. Kiper berusia 33 tahun itu dengan baiknya mengantisipasi bola sulit hasil dari sundulan sang mega bintang. Apabila bukan Iraizoz yang menjaga gawang Bilbao, entah berapa gol yang bersarang di gawang Ernesto Valverde tersebut.

Dahaga Ronaldo untuk mencetak trigol akhirnya kesampaian di menit ke-88. Pepe yang menyontek bola ke arah gawang justru mengenai tubuh CR7, kiper Bilbao pun hanya tidak bisa berbuat banyak karena sudah mati langkah.

Susunan Pemain
Real Madrid: Casillas; Carvajal, Pepe, Sergio Ramos/Varane, Marcelo; Kroos/Illaramendi, Modric, James; Bale, Ronaldo, Benzema/Isco.

Athletic Bilbao: Iraizoz; De Marcos, Gurpegui, Laporte, Balenziaga; Iturraspe, Rico, Benat/Ibai; Muniain/Etxeita, Guillermo, Susaeta/Inai Lopez.

Juventus (3) vs (2) Roma

 Tevez menyumbang dua gol untuk Juventus (Foto: REUTERS)
TURIN Il Grande Partita antara Juventus dan AS Roma di Juventus Stadium berakhir kemenangan 3-2 untuk tuan rumah. Laga tersebut diwarnai tiga tendangan penalti, enam kartu kuning, dan dua kartu merah.

Atas hasil ini, Juventus melanjutkan cerita manis mereka di Serie A dengan membungkus enam laga dengan poin sempurna, dan masih menjadi capolista. Di lain pihak, meski kalah, Roma berada di peringkat kedua dengan koleksi 15 angka.

Jalannya Pertandingan

Babak Pertama
Juventus langsung menggebrak pertahanan Roma. Tevez dan Paul Pogba melakukan kerja sama dari sisi kiri, namun umpan silang Tevez kepada Llorente bisa dipotong oleh Skorupsi.

Andrea Pirlo dkk mendominasi jalannya pertandingan. Sedangkan Roma menjadi kubu yang lebih banyak menunggu untuk melancarkan serangan, terutama pola serangan balik melalui kecepatan Gervinho dari sisi kiri.

Lini belakang Roma sempat lengah saat Leonardo Bonucci mengirim umpan jauh ke depan ke Claudio Marchisio. Sang gelandang mencoba untuk menembak langsung, tapi bola masih melebar jauh dari sasaran.

Tak lama kemudian, penalti datang untuk Juventus. Tendangan bebas Pirlo mengenai tangan Douglas Maicon yang menjadi tembok hidup di area berbahaya. Carlos Tevez didaulat sebagai eksekutor dan tanpa cacat menceploskan bola. Skor 1-0 untuk tuan rumah sejak menit ke-27.

Penalti untuk Roma! Ini adalah serangan pertama Giallorossi sejak dihukum tendangan penalti. Francesco Totti dilanggar oleh Stephan Lichtsteiner saat berebut bola atas. Totti sendiri yang mengambil tendangan titik putih tersebut dan berhasil merobek jala Gianluigi Buffon sekaligus menyamakan skor 1-1.

Tensi pertandingan bertambah panas. Tercatat, susulan tiga kartu kuning diterima para pemain Juventus maupun Roma.

Seisi Juventus Stadium kembali terdiam saat Juan Iturbe membuat unggul 2-1 untuk Serigala Roma. Berawal dari umpan terbosan Gervinho, pemain internasional Argentina ini tanpa kesulitan menjebol gawang tuan rumah.

Tak lama kemudian Juventus menerima hadiah penalti dari wasit. Paul Pogba dilanggar di dalam kotak penalti oleh Miralem Pjanic. Tevez kembali mengekseskusi tendangan titik putih tersebut, dan mengubah skor menjadi 2-2 untuk menutup paruh pertama.

Babak Kedua
Kedua tim langsung menampilkan permainan terbukan di awal-awal 45 menit kedua. Kali ini peluang datang untuk Juventus, Pogba menendang bola dengan terburu-buru yang hanya berakhir tendangan gawang untuk Roma.

Totti coba mengeksploitasi kecepatan Juan Iturbe, tapi bek Juventus Bonucci dengan cepat mengganggunya. Kerja yang baik dari pemain belakang internasional Italia tersebut.

Peluang untuk Tevez. Juventus dengan cepat membangun serangan, mantan pemain Manchester City itu menembak, tapi masih di-blok dengan baik oleh lini belakang Roma.

Alvaro Morata masuk lapangan. Ia menggantikan Fernando Llorente yang pada pertandingan ini kontribusinya tidak kelihatan.

Gervinho menjadi momok yang mengerikan untuk lini belakang tuan rumah yang digalang Bonucci dkk. Kali ini dia menusuk dari sisi kiri dan mampu melewati satu pemain belakang Juventus, dan langsung memberi umpan untuk Pjanic. Sayang, penyelesaian akhir bintang asal Boznia-Herzegovina itu melenceng.

Tak berselang lama, Gervinho kembali menunjukkan aksinya yang masuk ke jantung pertahanan Juvetus. Namun, ada Giorgio Chiellini yang dengan baik menekel mantan pemain Arsenal tersebut.

Juventus hampir mencetak gol ketiganya ke gawang Skorupski. Adalah Morata yang hampir mencetak gol melalui kepalanya, tapi bola masih membentur mistar gawang.

Sepuluh menit tersisa, Juventus menggempur pertahanan sang lawan tanpa ampun. Sejumlah peluang dari Kwadwo Asamoah dan Pogba pun datang, namun finishing masih menjadi kendala.

Akhirnya, gol penting datang untuk Juventus di menit ke-86. Bonucci mencetak gol via tendangan keras dari luar kotak penalti, usai buangan bola yang kurang sempurna dari pemain Roma berhasil dieksekusi dengan baik oleh mantan pemain Bari itu.

Morata dan Konstantinos Manolas diusir wasit! Keduanya dikartu merah usai bertikai dan menyulut tensi yang kian memanas.

Susunan Pemain
Juventus: Buffon; Caceres/Ogbonna, Bonucci, Chiellini; Lichtsteiner, Pogba, Pirlo/Vidal, Marchisio, Asamoah; Tevez, Llorente/Morata.

AS Roma: Skorupski; Maicon, Manolas, Mapou, Holebas; Pjanic/Paredes, Keita, Nainggolan; Iturbe/Florenzi, Totti/Destro, Gervinho.

Derby London " Chelsea 2 VS 0 Arsenal"

 Diego da Silva Costa (kiri) pertegas superioritas Chelsea di 12 pertemuan derby London terakhir (Foto: Paul Hackett/REUTERS)
LONDON – Untuk ke-12 kalinya, Arsenal kembali gagal menang dalam duel derby London kontra Chelsea. Kutukan itu pun terus terpelihara usai Arsenal dibekap 0-2, pada fixture ketujuh Premier League, Minggu (5/10/2014) malam WIB.

Jalannya pertandingan
Babak pertama

Tempo lamban mewarnai awal derby. Lini tengah menjadi pusat bergulirnya bola dan pergelutan perebutan possession, setidaknya pada 15 menit pertama.

Menit ke-20, serunya laga justru berada di bench lapangan, ketika kedua manajer, José Mourinho dan Arsène Wenger, terlibat adu argumen dan saling dorong. Sehingga harus ditenangkan oleh wasit Martin Atkinson.

Sedangkan di dekat gawang Chelsea, terlihat penjaga gawang Thibaut Courtois yang mengerang kesakitan usai berbenturan dengan Alexis Sánchez. Tim medis The Blues pun memutuskan agar Courtois digantikan oleh Petr Cech pada menit ke-24.

Menit ke-27, kebuntuan terpecahkan ketika akselerasi Eden Hazard menerobos pertahanan The Gunners. Namun manuvernya dihentikan Laurent Koscielny di kotak terlarang, hingga menghasilkan tendangan penalti.

Eksekusi yang dilakukan langsung olehnya itu membuat Chelsea memimpin atas Arsenal dengan skor 1-0.

Arsenal coba menciptakan gol balasan. Melalui aksi dari Alexis yang memberikan sodoran ke Jack Wilshere, sempat membuat para pendukung Chelsea ‘deg-degan’. Tapi dribbling yang kurang sempurna, serta kesigapan Cech membuat gawang tuan rumah aman.

Peluang terakhir Chelsea didapat oleh Fabregas namun mantan punggawa Arsenal itu urung sempurna memberi umpan lantaran kokohnya pertahanan tim Meriam London. Keunggulan Chelsea 1-0 atas Arsenal sementara ini bergeming sampai jeda.
 
Babak Kedua

Arsenal langsung coba ‘gas pol’ untuk terus mengejar ketertinggalan. Lima menit berselang kick-off babak kedua, Santiago Cazorla coba meneruskan umpan Wilshere dengan tembakan dari dekat kotak penalti yang sayangnya, melebar.

Mathieu Flamini! Bukannya berupaya menjebol gawang lawan, Flamini justru nyaris melakukan gol bunuh diri di menit ke-58. Saat berusaha menyergap crossing Hazard, bola pantulan dari kakinya justru mengarah ke gawang sendiri. Beruntung, refleks tangan Wojciech Szczesny masih mementahkan bola dari sarangnya.

Permainan sempat bergulir alot, Diego Costa akhirnya melecut lagi gemuruh Stamford Bridge di menit ke-78. Papan skor berubah, 2-0, selepas sontekan lambung Costa memperdaya Szczesny dari umpan long-ball Fàbregas.

Costa punya kans menbukukkan gol keduanya di menit ke-90+2, usai menerima passing deras mendatar dari sayap kiri. Berada di jantung pertahanan, sontekan Costa di mulut gawang sayangnya melambung. Namun jika pun gol, posisi Costa ternyata sudah terperangkap off-side.

Keunggulan Chelsea 2-0 ini pun akhirnya bertahan hingga laga bubar. Dengan begitu, tambahan tiga angka kemenangan yang disabet anak-anak asuh Mou, kian memperkokoh posisi mereka di puncak klasemen Premier League sementara, dengan 19 poin. Sementara Arsenal harus puas terpaku di urutan ketujuh.

Susunan Pemain

Chelsea: Thibaut Courtois/ Petr Cech (24’), John Terry, Gary Cahill, Branislav Ivanovic, César Azpilicueta, Francesc Fàbregas, Nemanja Matic, Eden Hazard, Oscar Júnior/Willian Borges (87’), Diego Costa, André Schürrle/Jon Obi Mikel (69’).

Arsenal: Wojciech Szczesny, Per Mertesacker, Kieran Gibbs, Laurent Koscielny, Calum Chambers, Mesut Özil, Mathieu Flamini, Santiago Cazorla/Alex Oxlade-Chamberlain (69’), Jack Wilshere/Tomáš Rosický (83’), Alexis Sánchez/Lukas Podolski (79’), Danny Welbeck.

Manchester United atas Everton dengan skor 2-1 (Gol Perdana Falcao Terbangkan Setan Merah)


Angel Di Maria dan Radamel Falcao (foto: Reuters) MANCHESTER – Angel Di Maria gemilang, Radamel Falcao pun Senang. Dua pemain ini menjadi merupakan pahlawan kemenangan Manchester United atas Everton dengan skor 2-1, dalam lanjutan Premier League, di stadion Old Trafford, Minggu (5/10/2014).

Satu assist dan satu gol mampu menandakan permainan gemilang Di Maria. Aksi pemain internasional Argentina itu juga membuat Falcao senang, lantaran berkat umpan dari Di Maria, pemain pinjaman dari AS Monaco itu bisa membuat gol perdananya untuk Setan Merah.

Tambahan tiga poin ini lantas membuat Setan Merah terbang bebas dengan menempati posisi keempat klasemen sementara, dengan koleksi 11 poin. Sementara The Toffees (julukan Everton) semakin terpuruk dan terancam masuk ke zona degradasi lantaran baru mengumpulkan poin enam.

Jalannya pertandingan:
Babak Pertama
United langsung mendominasi pertandingan sejak menit awal. Bahkan menit keempat, ketika umpan Luke Shaw disambut dengan sundulan Falcao, tapi Howard mampu mematahkannya. Gawang Everton pun masih aman dari kebobolan.

Di Maria terlihat lebih rajin membangun serangan Setan Merah, terbukti dari beberapa kali terlihat mantan pemain Real Madrid itu mendistribusi bola ke pusat pertahanan tim tamu. Sayang salah satu umpannya lagi-lagi gagal dimanfaatkan dengan baik oleh Falcao.

Baru pada menit ke-27, pendukung United bersorak ketika umpan dari Juan Mata mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Di Maria yang melepaskan tembakan ke gawang tanpa tepisan dari Howard. Perlu dicatat, selain ini gol ketiga dari Di Maria untuk United, gol itu juga diciptakan melalui kaki kanannya. United 1-0 Everton.

Dua menit berselang, Di Maria menunjukkan kebolehannya dalam melakukan set piece. Namun kali ini sepakan kaki kiri pemain internasional Argentina itu masih bisa dihalau Howard. Sehingga, hanya menghasilkan sepak pojok untuk tuan rumah.

Everton mencoba membangun serangan dari sisi kanan pertahanan United pada menit ke-35. Ada Baines yang memberikan umpan dan mengarah ke Romeo Lukaku, namun mampu dipatahkan oleh sundulan McNair.

Baines kembali mengirimkan umpan matang ke arah Lukaku, apesnya umpan tersebut gagal dimanfaatkan dengan baik oleh pemain internasional Belgia tersebut. Bola hasil tendangannya melenceng di sisi kanan gawang David De Gea.

Di masa perpanjangan waktu, United mendapatkan malapetaka ketika Shaw memaksa wasit Kevin Friend menunjuk titik putih gara-gara pelanggarannya terhadap Hibbert di kotak penalti. Apes bagi Baines, sang eksekutor itu gagal menjalankan tugasnya dengan baik, setelah sepakannya digagalkan oleh De Gea. Kegagalan Baines itu sekaligus menandakan United untuk tetap unggul 1-0 atas Everton, setidaknya hingga babak pertama.

Babak Kedua:
Unggul satu gol, United langsung menggempur pertahanan Everton. Namun justru tim tamu yang mampu menyeimbangkan kedudukan pada menit ke-57. Kali ini umpan Baines berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Steven Naismitih melalui sundulannya. Skor sama kuat 1-1 untuk kedua klub.

Falcao! Butuh kesempatan ketiga untuk mencetak gol perdananya bersama Setan Merah. Dan, Di Maria lagi-lagi terlibat dalam proses gol United. Umpan placing-nya mampu dikonversi dengan baik oleh Falcao, sehingga mengubah arah bola untuk membuat Howard mati langkah dan merelakan gawangnya kebobolan untuk kali kedua. United kembali memimpin 2-1 atas Everton.

Memasuki 10 menit sisa, tempo permainan menurun. Meski demikian, Everton yang ingin mengejar skor balasan, terus melakukan serangan ke pertahanan United. Salah satunya peluang yang didapatkan Osman, namun tendangannya masih mendarat ke pelukan De Gea.

De Gea menjadi salah satu pahlawan United, ketika berhasil mementahkan tendangan Osman di penghujung laga. Selain itu ada tendangan keras dari Oviedo, yang lagi-lagi berhasil digagalkannya. United pun akhirnya membungkus kemenangan dengan skor 2-1,

Susunan pemain
Man.United: 1. De Gea, 2. Rafael, 5. M. Rojo, 3. L. Shaw (Blackett 71’), 33. P. McNair, 25. A. Valencia (Fellaini 79’), 7. A. di María, 17. D. Blind, 20. R. van Persie, 8. Mata, 9. R. Falcao (Wilson 73’)

Everton: 24. T. Howard, 6. P. Jagielka, 3. L. Baines, 2. T. Hibbert (Browning 78’), 17. M. Besic, 26. J. Stones, 7. A. McGeady (Osman 77’), 22. S. Pienaar (Oviedo 64’), 18. G. Barry, 14. S. Naismith, 10. R. Lukaku

Kamis, 02 Oktober 2014

Persib Tumbangkan Malaysia Selection 3-0


 

Bandung - Persib Bandung sukses mengukir kemenangan saat melakoni laga melawan tim Liga Super Malaysia Selection. 'Maung Bandung; meang dengan skor akhir 3-0.
Laga persahabatan kedua tim dihelat di Stadion Geloran Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Kamis (2/10/2014) malam.
Sekitar 30 ribu bobotoh (sebutan Persib) memadati bangku penonton. Laga ini digelar dalam rangkaian HUT ke-204 Kota Bandung. Turut hadir Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.


Awal babak pertama, kubu Malaysia Selection kerepotan membendung gelombang serangan variasi skuat Persib. Menit 10, persib membuka peluang. Tendangan keras Djibril Coulibaly dari luar kotak penalti mampu ditepis kiper Malaysia Selection.
Permainan kolektif penggawa tim asal kota kembang itu memicu Ghani Abdul Rachman cs. tampil hati-hati. Djibril kembali mengejutkan kubu Malaysia Selection pada menit ke-24. Bola sepakan pemain bernomor punggung 21 tersebut berhasil ditepis kiper Muhammad Nor Haziq.
Kubu Malaysia Selection mencoba balik menekan. Namun serangan tim asal 'Negeri Jiran' tak menembus barisan pertahanan Persib.
Atep cs makin bertubi-tubi membombardir pertahanan tim asal Negeri Jiran. Gol Persib lahir pada menit 33 lewat titik putih penalti setelah tangan salah satu pemain Malaysia Selection menyentuh bola di kotak 16 meter, Makan Konate bertindak eksekutor sukses melakoni tugasnya. Bola ayunan kaki kanan Konate meluncur deras menggetarkan jala Malaysia Selection. Sorak sorai bobotoh menggelegar manyambut gol.
Babak kedua, Persib bermain beringas. Kerjasama tim asuhan Djajang Nurjaman membuat penampilan skuat Malaysia Selection berantakan.
Penyerang Persib, Ferdinand Sinaga, yang masuk di babak kedua, membuktikan ketajamannya. Menit ke-64, bola tendangan kaki kiri Ferdinand menggoyang gawang Malaysia Selection.
Gol tercipta setelah pemain belakang Malaysia Selection gagal mengamankan si kulit bundar. Ferdinand mengusai bola dan terus berlari menggiring ke area kotak penalti. Sepakannya mengarah jitu ke sudut kiri tanpa terhalau kiper.
Gol pamungkas Persib disumbangkan Djibril pada menit 66 setelah menerima umpan Ferdinand yang menusuk lini kanan benteng Malaysia Selection. Ferdinand melewati kiper sebelum menyodorkan kepada Djibril yang sudah siap menyambut bola.
Hingga peluit panjang ditiup wasit Oki Dwi Putra Senjaya skor tetap 3-0 bagi kemenangan Persib.

Selasa, 30 September 2014

Manchester City Berbagi Poin dengan Roma

http://cdn0-e.production.liputan6.com/medias/744738/original/037609200_1412110752-000_DV1881929.jpg
Manchester - Manchester City harus berbagi angka dengan AS Roma. Wakil Inggris itu ditahan imbang 1-1 pada matchday kedua Grup E Liga Champions 2014-15 di Etihad Stadium, Rabu (1/10/2014) dinihari WIB.
Dengan tambahan satu angka, Roma bertengger di peringkat kedua dengan poin 4 dari dua laga. Sementara City di peringkat ketiga dengan poin 1. Puncak klasemen sementara ditempati Bayern Muenchen yang beberapa jam sebelumnya menang 1-0 atas CSKA Moskow dengan poin 6.
Bertindak sebagai tuan rumah, City unggul lebih dulu di menit ke-4 melalui eksekusi penalti Sergio Aguero. Roma membalas pada menit ke-32. Lolos dari jebakan offside, Francesco Totti yang tinggal berhadapan dengan kiper Joe Hart mencungkil bola umpan terobosan Radja Nainggolan. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Di awal babak kedua, Manajer City Manuel Pellegrini memainkan James Milner untuk menggantikan Jesus Navas. Masuknya Milner menghidupkan serangan City dari sayap kiri. Namun, peluang emas didapat Roma dalam kurun waktu tiga menit. Pertama sepakan Totti di menit ke-50 yang masih melenceng tipis di sisi kanan gawang Hart.
Di menit ke-52, sepakan jarak dekat Pjanic di dalam kotak penalti masih dapat diblok oleh Hart. Semenit kemudian, Pjanic mencoba peruntungan dengan melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Sayang, bola masih melebar di sisi kanan gawang.
Penggantian pemain kembali dilakukan City. Kali ini, Frank Lampard masuk menggantikan Edin Dzeko. Masuknya Lampard membuat lini tengah City lebih mendominasi penguasaan bola. Tercatat, City hampir menguasai 60 persen.
 Di menit ke-60, kerjasama Fernandinho, Yaya Toure, dan Lampard nyaris berujung ke gawang Roma. Namun ketika hendak melepaskan tendangan, Fernandinho diapit dua pemain Roma sehingga gagal mengeksekusi peluang tersebut.
Roma mulai mengatur tempo permainan. Di menit 72, Totti ditarik ke luar dan digantikan Juan Iturbe. Sementara City mencoba peruntungan terakhir dengan memainkan Stevan Jovetic dengan menarik Aguero di menit ke-84.
Peluang emas didapat Silva jelang babak kedua berakhir. Umpan Zabaleta dari sisi kanan ke mulut gawang disontek Silva. Sayang, bola hanya meluncur tipis di sisi luar tiang gawang. Skor pun tidak berubah hingga laga usai.

Susunan pemain

Manchester City: Hart; Zabaleta, Kompany, Demichelis, Clichy; Navas (Milner, 46), Fernandinho, Yaya Toure, Silva; Dzeko (Lampard, 57) , Aguero (Jovetic, 84)

AS Roma: Skorupski; Maicon (Torosidis, 89), Manolas, Yanga-Mbiwa, Cole; Pjanic, Keita, Nainggolan; Florenzi (Holebas, 83), Totti (Iturbe, 72) , Gervinho

Drama Lima Gol, PSG Kalahkan Barcelona di Paris

 PSG vs Barcelona
Paris - Drama lima gol terjadi di Stadion Parc des Princes. Paris Saint Germain (PSG) meraih kemenangan 3-2 atas Barcelona pada match day kedua Liga Champions Grup F, Rabu (1/10/2014) dini hari WIB.
Pertandingan baru berjalan sepuluh menit, kedua tim sudah saling bobol. PSG mencetak angka lebih dahulu pada menit kesepuluh. Sepak pojok Lucas Moura berhasil dimanfaatkan David Luiz dengan sontekan kaki kirinya. Kiper Barcelona, Ter Stegan tak bisa mengantisipasinya.Semenit berselang, Los Blaurana --sebutan Barcelona-- langsung membalas. Permainan satu dua diperagakan oleh Messi dan Iniesta. Messi yang mendapat umpan balik dari Iniesta langsung menyepak bola dengan terarah. Sepakan pria asal Argentina itu tak bisa dihentikan oleh Sirigu.
Sirigu melakukan penyelamatan gemilang untuk PSG pada menit ke-20. Dia berhasil menepis bola hasil tendangan voli Messi yang mengarah ke pojok kiri atas gawang PSG.Lima menit setelahnya, PSG kembali unggul. Berawal dari sepak pojok yang dieksekusi Thiago Motta. Ter Stegan yang berniat menghalau bola lambung malah kalah cepat oleh Marco Verratti yang berhasil menyundul bola ke gawang Barcelona.
Tertinggal, Barcelona meningkatkan intensitas serangan. Mascherano melepaskan tendangan keras dengan kaki kanannya dari jarak jauh. Tapi, bola hasil sepakannya masih bisa ditepis Sirigu. Peluang itu tercipta pada menit ke-31.
http://cdn1-e.production.liputan6.com/medias/744719/original/065674100_1412104822-000_ARP3986185.jpg
Di masa injury time babak pertama, Messi mengeksekusi tendangan bebas di luar kotak penalti PSG. Bola hasil sepakan kaki kirinya melambung tipis di atas gawang Sirigu. Hingga babak pertama pertama berakhir, PSG unggul 2-1.
Dua menit berselang, Barcelona kembali memperkecil kedudukan. Neymar mendapat umpan lambung dari Dani Alves. Dengan cerdik, Neymar menyepak bola ke pojok kiri atas gawang PSG. Sirigu gagal menghentikan laju bola.
Tak mau kecolongan gol lagi, PSG terus menggempur pertahanan Barcelona. Menit ke-60, Pastore melepaskan tendangan dengan kaki kiri dari dalam kotak penalti. Tapi usahanya itu masih bisa diantisipasi dengan baik oleh Sirigu.Barcelona membalas. Mendapat umpan terukur dari Munir, Rakitic melepaskan sepakan kaki kanan dari luar kotak penalti PSG. Tapi bola hasil sepakannya malah tepat dipelukan Sirigu. Peluang itu terjadi pada menit ke-69.
Lima menit setelahnya, Los Blaugrana kembali menyerang. Kami ini melalui sepakan kaki kiri Xavi Hernandez dari jarak jauh. Namun sayangnya, akurasi sepakan gelandang senior Barcelona itu belum menemui sasaran.
Munir unjuk gigi pada menit ke-86. Dia melepaskan tendangan keras dengan kaki kanannya dari jarak jauh. Tapi sayangnya, bola hasil sepakannya masih melebar di sebelah kiri gawang Sirigu.
Hingga bubaran skor tidak berubah, yakni 3-2 untuk kemenangan PSG. Hasil tersebut membuat PSG memuncaki klasemen Grup F dengan raihan empat poin. Sedangkan Barcelona mengoleksi tiga poin.
Susunan pemain:
PSG: Sirigu; Marquinhos, Maxwell, Van Der Wiel, David Luiz; Motta, Matuidi, Verratti (Cabaye '71); Lucas Moura, Cavani, Pastore
Barcelona: Ter Stegan; Mascherano, Alba, Alves (Ramires '85), Mathieu; Rakitic (Xavi '69), Busquets, Iniesta; Neymar, Messi, Pedro (Munir '62)

Minggu, 21 September 2014

Hasil Liga Inggris 2014: Manchester City vs Chelsea Skor Akhir 1-1

Hasil Liga Inggris 2014: Manchester City vs Chelsea Skor Akhir 1-1 Tadi Malam
Hasil Liga Inggris 2014: Manchester City vs Chelsea Skor Akhir 1-1 Tadi Malam
Advertisement
Hasil Liga Inggris: Manchester City vs Chelsea Skor Akhir Imbang 1-1 Tadi Malam. Tim Tamu sempat unggul lebih dulu melalui gol Andre Schürrle  di menit 71′ berkat assist Eden Hazard. Frank Lampard sukses menyelamatkan tuan rumah Manchester City dengan golnya di menit ke 85′ yang memanfaatkan assist umpan silang Milner. Lampard masuk menggantikan Kolarov saat pertandingan berjalan di menit 78′.
Baca ulasan hasil Manchester City vs Chelsea selengkapnya disini
Preview: Pertandingan kelima Liga Primer Inggris sang juara bertahan Manchester City mendapatkan ujian dari sang pemuncak klasemen Chelsea pada 21 September 2014 Minggu pukul 22.00 WIB. Pertandingan yang ditayangkan oleh SCTV menjadi penentuan bagi langkah dua tim ini di Liga Inggris.
Chelsea punya penampilan yang lebih meyakinkan. Tim yang memiliki julukan The Blues ini mendapatkan 12 angka dari empat pertandingan mereka di Liga Primer. Tidak ada kata seri, apalagi kalah. Jose Mourinho menyulap timnya bisa setajam pedang, mencetak gol sangat lancar. Everton dan Swansea City menjadi korban terakhir Chelsea, dengan kebobolan 10 gol.
Tapi Chelsea tidak benar-benar kokoh. Kemarin di Liga Champions mereka kehilangan poin. Padahal, sudah bermain di kandang sendiri, Stamford Bridge, The Blues cuma bermain imbang 1-1 melawan Schalke 04.
Memang ada kesalahan Jose Mourinho karena memilih Didier Drogba sebagai pemain inti, bukan Diego Costa. Tapi fakta itu menunjukkan bahwa Chelsea bukan klub super yang tidak mungkin dijatuhkan.
Sayangnya Manchester City juga sedang tidak beres. Mereka yang sudah susah payah menahan Bayern Munchen selama 90 menit, tetap kebobolan di menit terakhir. Ini membuat City tidak pernah menang dalam tiga pertandingan terakhir.
Di Liga Primer, mereka sekali kalah dan sekali imbang. Manajer Manuel Pellegrini harus berpikir keras mencari cara melawan Chelsea. Soalnya pria ini juga punya catatan kurang memuaskan jika bertemu Jose Mourinho. Tapi karena bermain di kandang, tiga angka bisa dijemput City.